[ Recent Comments ]

eddieguru, adalah PORTAL PENDIDIKAN KEBUMEN ,blog pendamping MGMP berkarya bersama EddiE Guru SMPN 1 Sruweng Kebumen guru makin profesional dan Sejahtera

April 08, 2013

SK DIRJEN SERTIFIKASI 2013

SK DIRJEN 

SERTIFIKASI GURU 2013


 
Bagi bapak ibu guru yang ingin mengetahui SK Tunjangan Profesi (sertifikasi )  2013 silakan klik tautan di bawah ini.
Ketik NUPTK dengan pasword tahun,bulan,tgl lahir (cth : 19690125) 
http://116.66.201.163:8000/index.php




Kadang sulit dibuka, jadi butuh kesabaran.....
>>>bukanya tengah malam, sebelum subuh>>>>hehehe...

Kemdikbud Jamin Tunjangan Guru Cair 9 April


Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menjamin tunjangan guru segera cair pada 9–16 April mendatang. Mendikbud Mohammad Nuh mengatakan, tunjangan guru yang akan dibayar pada tanggal itu adalah tunjangan profesi bagi guru non-PNS dan tunjangan bagi guru nonsertifikasi.

Kemdikbud juga akan membayar tunjangan khusus bagi guru yang bekerja di daerah terpencil, terluar, dan terdepan (3T). ”Tunjangan yang segera cair ini juga akan dibayar kepada guru yang sedang mengambil gelar strata 1 (S-1) dan diploma 4 (D-4),” ujarnya di Jakarta.

Menteri menjelaskan, tunjangan ini dapat dicairkan karena termasuk dalam anggaran yang dikendalikan penuh oleh Kemdikbud. Oleh karena itu, selain dana tunjangan guru, maka dana bantuan operasional sekolah (BOS) pun akan dicairkan pada tanggal tersebut. ”Maksimal minggu depan itu batas waktu semua tunjangan guru sudah mulai dicairkan,” jelasnya.

Menurut dia, tunjangan guru itu dibayar per tiga bulan. Namun, pemerintah baru dapat membayarkan April ini karena anggaran tersebut masih dibidangi Kementerian Keuangan. Namun, Kemdikbud pun melobi Kemenkeu agar tunjangan guru, BOS, BO PTN, dana UN, dan bantuan siswa miskin (BSM) diturunkan segera. Pasalnya, kelimanya adalah program utama yang dananya harus segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

Dia menjelaskan, mulai tahun ini Rp7,6 triliun tunjangan guru sepenuhnya disalurkan melalui pemerintah pusat. Sebelumnya, pada tahun lalu, sebanyak Rp5,7 triliun tunjangan guru disalurkan melalui dekonsentrasi. Anggaran tersebut dialokasikan bagi sebanyak 629.044 guru. Jumlahnya meningkat dibandingkan dengan tahun lalu sebanyak 610.685 guru.

Dari anggaran tersebut, sebagian anggaran digunakan untuk tunjangan fungsional guru non-PNS daerah atau guru swasta serta yang belum mendapatkan tunjangan profesi karena belum sertifikasi. ”Alasan ditariknya anggaran fungsional ke pusat supaya efektif. Tahun lalu penyalurannya sering terlambat. Oleh karena itu, (sekarang) ke pusat supaya lebih efektif,” terang mantan menkominfo ini.

Ketua Umum PB PGRI Sulistiyo mengatakan, selain telat pembayaran tunjangan guru banyak yang tidak tepat sasaran, kurang jumlah dan bahkan ada pemotongan tunjangan profesi di berbagai daerah.

Seperti halnya di Pekalongan (Jawa Tengah), jelasnya, pada 2012 lalu Pekalongan mendapat alokasi dana tunjangan Rp46 miliar, namun saat ini menurun menjadi Rp6,79 miliar saja. Padahal dengan tunjangan senilai Rp46 miliar saja, Pemkot Pekalongan hanya mampu membayarkan tunjangan profesi untuk 11 bulan.

Koran Sindo

3 komentar:

  1. Kok linknya bermasalah yaah...ktika d klik linkx yang ada malah muncul HTTP Error....
    Mohon answer yaah

    BalasHapus
  2. sk dirjen khusus guru swasta ada gak ya...

    BalasHapus
  3. kami guru honor belum ada nrg dan sk nya bagaimana ya?

    BalasHapus